Kamis, 13 Desember 2018

RESENSE BUKU


Judul : Dasar-dasar Sosiologi hokum (Makna dialog antara Hukum dan Masyarakat
Pengarang : Sabian Utsman
Pemngantar : Prof. H Soetandyo Wignjosoebroto, M.P.A
Penerbit : Pustaka Pelajar
Tahun Terbit : Cetakan 1, April 2009
Halaman : i-xxiv + 406 halaman
ISBN : 978-602-8300-92-6


Buku yang ditulis oleh Sabian Utsman (Uning Bian) yang merupakan salah satu dosen mata kuliah Sosiologi Hukum di Fakultas Syariah IAIN Palangka Raya ini menggambarkan tentang hubungan antara hokum yang seharusnya (law in book) dengan hokum yang terjadi di masyarakat (law in action). Ada beberapa tokoh juga yang beliau muat pemikiran-pemikirannya dalam buku ini. Seperti, Seordjono Soekanto, C.S.T Kansil, Soetandyo Wignjosoebroto, dll.
Pada bagian awal buku ini membahas tentang konsep dasar dari sosiologi hokum. Selayaknya pembukaan yang memperkenalkan terlebih dahulu tentang apa itu sosiologi hokum. Mulai dari lahirnya ilmu sosiologi hokum, para perintisnya sampai pada relevansi antara bidang kajian ilmu dengan sosiologi hokum. Kelahiran sosiologi sendiri melalui 3 pembagian masa. Yaitu masa pemikiran Filsafat, masa Renaisance, dan masa pertumbuhan disiplin ilmu Sosiologi di Paris. Dalam masa-masa ini terdapat pemikiran banyak tokoh didalamnya.
Secara garis besar, buku ini memebahas tentang: konsep dasar sosiologi hokum, kegunaan teori dan sosiologi hokum sebagai alat memahami perkembangan masyarakat, dasar-dasar sosiologi hokum, studi dan pemikiran hokum, anatomi social dan hokum, hokum dan perubahan social serta interaksi antara hokum Negara. Kemudian buku ini juga membahas kajian tentang  keadilan social perburuhan di Indonesia yang terangkum dalam manusia, kerja dan hokum, bagian selanjutnya membahas tentang problematika berhukum di Indonesia, serta tentang penelitian sosiologi hokum.
Didalam bukunya Sabian Utsman juga memberikan sumber-sumber yang akurat dan terpercaya. Serta dilengkapi dengan proposal penelitian hokum (Legal research). Keunggulan dari buku ini ialah; secara fisik, penampilan buku cukup menarik dan kualitas bahan yang bagus. Bahasa yang digunakan cukup ringan sehingga dapat dipahami terutama bagi pemula yang ingin belajar tentang sosiologi. Kekurangannya ialah; desain cover yang terlalu kuno.

Kamis, 31 Mei 2018

Kebudayaan Kalimantan (Dayak Sampit, Antang Kalang)

Gambar 1

Kebudayaan adalah salah satu ciri khas yang dimiliki oleh setiap daerah pada umumnya. Tidak terkecuali untuk kalimanta tengah yang terkenal dengan kebudayaannya yang plural dan terbilang unik. Gambar 1 menunjukan salah satu wilayah di Kalimantan Tengah yang cukup terkenal dengan budayanya yang banyak, yaitu Kabupaten Kotawaringin Timur atau Kotim. Salah satunya yang terkenal adalah tradisi mandi safar dan karnaval kebudayaan isen mulang yang diadakan setiap tahunnya di kota Sampit.

- Mandi safar adalah tradisi turun temurun yang dilaksanakan oleh suku dayak yang identik beragama Islam. Yang mana awalnya tradisi ini dibawa oleh para pemuka agama yang berasal dari keturunan Banjar, Kalimantan Selatan. Tradisi ini dilakukan dengan mandi dibulan Safar (dalam tahun Hijriah) dengan menyeberangi sungai. Selesai mandi biasanya dilakukan selamatan yang dinamakan " selamatan tolak bala" dalam bahasa setempat.


Hasil gambar untuk mandi safar sampit
- Karnaval kebudayaan isen mulang, karnaval ini diadakan dengan penampilan kebudayaan berbagai daerah yang ada dikalimantan, semacam peragaan yang ditujukan untuk masyarakat yang hadi dan kepada pemerintah agar tidak buta akan kebudayaan setempat.


Hasil gambar untuk karnaval isen mulang




Hasil gambar untuk sampit kota mentaya



Hasil gambar untuk jelawat sampit
gambar 2

Gambar 2 menunjukan salah satu icon dari kota sampit yaitu Taman Jelawat yang terletak di pinggiran sungai Mentaya. Tempat ini menjadi salah satu tempat favorit untuk rekreasi baik bagi keluarga, rekan, maupun pasangan. Selain itu, pada tahun lalu tepatnya 2017 Taman Jelawat dijadikan Tempat untuk pelaksanaan tradisi mandi safar oleh warga dan dari pihak pemerintah sendiri. Bergeser sedikit dari makna seaungguhnya, mandi safar yang diadakan dimeriahkan dengan adanya doorprize dan aneka macam rangkaian acara lainnya.
Selain di Sampit, terdapat salah satu kecamatan lain lagi yang memiliki keunikan menurut hemat penulis. Tepatnya di penghujung Kotim kecamatan Antang Kalang, desa Tumbang kalang.
Mari kita simak video berikut ini 😉

Video 1


Video diatas merupakan profil singkat tentang Antang Kalang. Salah satu keunikan yang penulis amati dari daerah tersebut ialah pada keharmonisan yang tercipta antar umat beragama yang bertempat tinggal disana. Dimana toleransi sangat mendarah daging dalam diri masyarakatnya. Hal ini dapat dilihat dari diabangunnya tempat beribadah secara berdampingan yang berdiri tanpa terjadi konflik apapun. Inilah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi penulis, meskipun berada di daerah pedalaman Kalimantan namun masyarakatnya telah mengenal dan mempraktikan secara langsung kebudayaan yang ada di daerah tersebut.

         


RESENSE BUKU Judul : Dasar-dasar Sosiologi hokum (Makna dialog antara Hukum dan Masyarakat Pengarang : Sabian Utsman Pemngantar : Pr...